Syarat dan Prosedur Hak Asuh Anak

Syarat dan Prosedur Hak Asuh Anak – Saat ini sebagian besar dari banyaknya keluarga yang memiliki bebab dan masalah yang berat akan melakukan perceraian. Perceraian yang terjadi pada pasangan yang tak lagi bisa hidup akur, tak berakhir dengan perpisahan keduanya. Setiap kasus perpisahan, terutama bagi pasangan yang memiliki anak, disertai dengan perebutan hak asuh anak. Pemerintah Indonesia pun punya aturan jelas yang dapat dipakai sebagai landasan dalam mendapatkan hak asuh anak.

Syarat dan Prosedur Hak Asuh Anak

Prosedur dan Syarat Pengajuan Hak Asuh Anak Ketika Bercerai
Keputusan terkait hak asuh anak kepada salah satu orang tua, seperti yang telah disebutkan, dilakukan lewat keputusan pengadilan. Untuk mantan pasangan yang showerroomworld beragama Islam, prosesnya dilakukan di Pengadilan Agama. Sementara itu, untuk mantan pasangan yang beragama selain Islam, pengurusannya dilakukan di Pengadilan Negeri.

Untuk proses pengurusan pengajuan hak asuh anak, baik di Pengadilan Agama ataupun Pengadilan Negeri, Anda harus melengkapi syarat yang diperlukan, yakni:

  • Surat pengajuan permohonan hak asuh ke pengadilan
  • Fotokopi kutipan akta cerai
  • Fotokopi akta kelahiran anak
  • Biaya perkara

Setelah melengkapi syarat yang diperlukan, Anda juga perlu mengikuti prosedur pengajuan hak asuh anak yang berlaku di pengadilan. Prosedur tersebut adalah:

  • Pembuatan surat gugatan tertulis ke pengadilan;
  • Pengajuan gugatan hak asuh anak, ditujukan ke pengadilan yang ada di wilayah kediaman tergugat. Kalau penggugat tak mengetahui domisili tergugat, pengajuan dapat dilakukan di pengadilan di wilayah domisili penggugat;
  • Pemberian nomor registrasi oleh panitera setelah pembayaran biaya perkara dilakukan;
  • Penentuan majelis hakim oleh panitera;
  • Pemanggilan pihak penggugat dan tergugat untuk menghadiri sidang.

Selanjutnya, ada beberapa tahapan persidangan yang harus Anda lalui, yakni:

  • Usaha mediasi yang dilakukan oleh hakim kepada kedua pihak pada sidang pertama;
  • Pembacaan surat gugatan atau permohonan hak asuh anak oleh pemohon atau penggugat;
  • Jawaban atas surat permohonan atau gugatan yang dilakukan oleh termohon atau tergugat;
  • Tahapan replik dan duplik dari masing-masing pihak penggugat atau pemohon dan tergugat atau termohon;
  • Pembuktian oleh pihak penggugat atau pemohon dan tergugat atau termohon;
  • Kesimpulan dari masing-masing pihak;
  • Musyawarah Majelis Hakim; dan
  • Pembacaan putusan oleh Majelis Hakim.
Continue Reading

Inilah Penyakit yang Membutuhkan Transfusi Darah

Inilah Penyakit yang Membutuhkan Transfusi Darah – Salah satu hal yang paling di takuti banyak orang adalah penyakit, penyakit dapat membuat orang menjadi sangat tersiksa dan tidak dapat melakukan banyak hal yang harus di kerjakan. Transfusi darah dilakukan melalui jalur intravena. Prosedur ini kadang diperlukan setelah individu mengalami cedera atau pembedahan yang menyebabkan kehilangan darah dalam jumlah besar. Beberapa orang juga butuh transfusi darah rutin karena adanya kondisi medis tertentu.

Donor darah yang dilakukan untuk merawat penyakit tertentu disebut terapi transfusi. Terkadang, penyakit dapat membuat tubuh sulit memproduksi darah yang sehat, sehingga penderitanya butuh terapi transfusi. Di bawah ini akan dijelaskan beberapa kondisi disease yang mungkin membuat penderitanya perlu mendapatkan transfusi darah.

Inilah Penyakit yang Membutuhkan Inilah Penyakit yang Membutuhkan Transfusi Darah Darah

Hemofilia
Hemofilia ialah kelainan pendarahan bawaan yang membuat seseorang kekurangan atau memiliki tingkat protein pembekuan yang rendah, sehingga darah tidak dapat membeku dengan baik. Akibatnya, pengidapnya mudah mengalami pendarahan dan darah yang keluar butuh waktu lebih lama untuk membeku. Kondisi ini sebenarnya cukup langka, tetapi dapat menyebabkan komplikasi yang mengancam jiwa.

Dilansir Healthline, dokter biasanya mengobati hemofilia A dengan resep hormon, yang disebut desmopresin. Obat ini diberikan melalui suntikan ke pembuluh darah dan bekerja dengan merangsang faktor-faktor yang bertanggung jawab untuk proses pembekuan darah. Sementara itu, hemofilia B diobati dengan memasukkan darah dengan faktor pembekuan donor. Orang dengan hemofilia kadang juga membutuhkan donor darah pada beberapa titik dalam hidupnya.

Anemia sel sabit
Anemia sel sabit atau yang juga disebut penyakit sel sabit merupakan penyakit genetik yang terjadi pada sel darah merah. Normalnya, sel darah merah berbentuk seperti cakram, yang memberi mereka fleksibilitas untuk terdistribusi hingga melewati pembuluh darah terkecil. Namun, pada anemia sel sabit, sel darah merah memiliki bentuk seperti bulan sabit. Akibatnya, sel darah merah menjadi lengket dan kaku dan rentan terjebak dalam pembuluh kecil, yang mencegah darah mencapai bagian tubuh yang berbeda.

Terdapat sejumlah perawatan yang tersedia untuk anemia sel sabit, salah satunya adalah transfusi darah. Transfusi darah meningkatkan transportasi oksigen dan nutrisi sesuai kebutuhan.

Gagal ginjal
Seperti yang dijelaskan di laman Hull University Teaching Hospitals, salah satu komplikasi dari gagal ginjal adalah anemia. Enam dari sepuluh pasien gagal ginjal tahap akhir atau penyakit ginjal kronis mengalami anemia. Jika anemia tidak membaik, maka tubuh mungkin tidak memiliki cukup oksigen.

Sebagai akibatnya, beberapa pasien gagal ginjal mungkin membutuhkan transfusi darah. Ini diberikan selama sesi hemodialisis.

Penyakit hati
Transplantasi hati merupakan salah satu pengobatan yang banyak dipilih untuk pasien dengan penyakit hati stadium akhir. Transplantasi hati orthotopic dilakukan dengan mengganti hati yang sakit dengan hati yang sehat dalam posisi anatomi normal. Namun, perdarahan yang luas dapat terjadi pada pasien penyakit hati dengan hipertensi portal, mengutip MedScape.

Kehilangan darah yang signifikan pada saat transplantasi hati telah diobati dengan transfusi alogenik dan autologus dari sel darah merah, plasma beku segar, trombosit, dan kriopresipitat. Obat-obatan diberikan bersama dengan produk darah, untuk membantu memperbaiki kelainan metabolisme dan koagulasi.

Anemia kronis
Pada individu dengan anemia, darah tidak dapat membawa oksigen dalam jumlah cukup ke sel-sel di seluruh tubuh. Ini terjadi karena tidak ada cukup darah atau sel darah merah yang kaya hemoglobin untuk mengangkut oksigen.

Pengobatan untuk anemia bermacam-macam, tergantung pada tingkat keparahannya. Menurut penjelasan di laman Hematology-Oncology Associates of CNY, apabila anemia defisiensi besi cukup parah, pasien mungkin diobati dengan transfusi sel darah merah. Sel darah merah membantu mengatasi gejala anemia dengan memberikan sumber zat besi yang bisa digunakan oleh tubuh.

Continue Reading

Ketahui Tips untuk Memilih Furniture Rumah Terbaik

Ketahui Tips untuk Memilih Furniture Rumah Terbaik – Seperti yang kita semua ketahui bahwa setiap rumah pasti memiliki furniture yang dapat di gunakan untuk melengkapi segala kekurangan di dalam rumah.

Kalau rumah itu masih kosong, kamu perlu membeli kebutuhan furniture yang pas untuk rumah tanggamu yang baru. Nah, biasanya ceweklah yang mengambil banyak peran dalam hal ini. Jadi sebelum membeli furniture baru, kamu perlu tahu beberapa tips di bawah ini untuk jadi pertimbangan saat belanja nanti.

Ketahui Tips untuk Memilih Furniture Rumah Terbaik

1. Perhatikan kualitas bahan dan ketahanan furniture yang bakal kamu beli
Kalau ingin furniture di rumahmu bertahan lama, kamu tentu harus memperhatikan kualitas bahan yang digunakan. Karena kualitaslah yang mempengaruhi seberapa kuat atau lamanya furniture itu bisa dipakai. Misalnya, furniture yang rentan terkena air harus berbahan anti karat. Mungkin kamu bisa beli yang agak mahal tapi awet daripada murah tapi cepet rusak.

2. Ukuran furniture dan dimensi ruang harus seimbang
Maksudnya, kamu harus sesuaikan ukuran perabotan dengan luasnya ruangan biar gak kekecilan ataupun kebesaran. Gak bagus kan kalau ruangan kecil jadi sempit gara-gara sofa yang terlalu besar? Tentunya ukuran yang pas juga bikin nyaman dan lebih bagus dipandang.

3. Tentukan jenis dan desain furniture sesuai konsep rumah yang kamu idamkan
Sebelum membeli, kenali dulu seleramu terhadap gaya furniture. Apakah kamu lebih suka gaya etnik, klasik, modern, eklektis, atau gabungan dari beberapa gaya yang saat ini lagi tren? Kalau sudah menentukan selera gaya sebagai konsep rumah, kamu tinggal memilih desain furniture yang sesuai. Gak usah bingung, karena setiap gaya desain punya keunggulannya tersendiri.

4. Biar gak nyesel, kamu bisa lakukan perbandingan harga dengan mengunjungi beberapa toko
Ada baiknya kamu mendatangi beberapa toko untuk membandingkan harga supaya gak ada penyesalan karena kemahalan. Kamu juga bisa meminta refensi dari saudara, teman atau tetangga mengenai tempat yang rekomendasi untuk dikunjungi.

Selain harga kamu juga harus teliti melihat katalog produk toko tersebut. Pokoknya jangan sungkan bertanya tentang detail produk. Kalau sudah cocok, lakukan penawaran harga yang sepantasnya.

5. Pilih furniture sesuai kegunaannya untuk setiap ruangan
Suasana setiap ruang pastinya berbeda sesuai fungsinya. Kamu harus mengutamakan furniture yang memenuhi kebutuhan setiap ruang tersebut. Tentukan furniture apa saja yang mendukung dan membuat rumahmu lebih nyaman untuk ditempati.

6. Jangan paksakan style furniture kalau kurang cocok dengan ruangan atau gaya rumahmu
Banyak pembeli yang suka banget model furniture unik tanpa mempertimbangkan apakah style itu cocok dengan ruangan atau gaya rumah. Berbeda dengan desain khusus, desain yang sederhana justru bakal membuatmu lebih mudah dalam memadukannya dengan furniture lain.

7. Bagaimana cara merawat furniture itu juga perlu kamu pertimbangkan sebelum membeli
Kamu bisa mencari bahan furniture yang bisa dibersihkan dan dirawat dengan mudah. Jangan sampai kamu pilih furniture yang perawatannya ribet sedangkan kamu suka yang simpel. Kalau kamu bisa memeliharanya dengan baik tentu perabot itu bakal lebih awet dan tahan lama.

8. Sesuaikan pembelian furniture dengan budget yang kamu punya
Alokasi dana untuk keperluan furniture jangan sampai melebihi bugdetmu. Misalnya kamu maksain beli furniture mewah karena ingin pamer kemegahan, pada akhirnya kamu malah menyesal karena pemborosan itu mengganggu kebutuhan finansial lainnya.

Jangan sampai karena memaksakan ambisi, kamu malah jadi banyak hutang. Pokoknya, jangan sampai anggaran satu ini memberatkan kondisi perekonomianmu kedepannya.

Continue Reading